JA slide show
 

Hanya 2 Klik!

Kepada para pengunjung BTi yang masih belum mendaftarkan diri, boleh berbuat demikian di sini
Hanya 2 Klik --- klik link di atas, dan register. Tak perlu confirmation email etc.

Hangatkan Forum BTi dengan perkongsian-perkongsian menarik anda :) 

 
Home
Dengarlah... PDF Print
 

By ibad, on 01-05-2008 22:47

Views : 859    

Favoured : 50

Published in : Artikel dan Karya, Motivasi Islami

listenDengarlah...

Allah menciptakan untuk kita dua telinga, agar kita dapat mendengar. Tanyakan pada diri anda sendiri...

 

Adakah aku seorang pendengar yang baik?

 

Lain orang lain karekteristik. Ada yang cenderung untuk meluahkan segala apa yang terlintas di dalam benak fikiran. Ada pula yang lebih cenderung melihat, merenung dan "menerima" berbanding meluahkan.

Bukan mudah untuk menjadi seorang pendengar yang baik, apatah lagi efektif. Nyatanya, kemampuan ini amatlah penting dalam memperbaiki dan menambah baik hubungan kita dengan manusia lain. Hidup bukan sekadar menerima, tetapi perlu ada sesuatu yang harus diberi juga.

 

Dari Hakim bin Hizam r.a katanya:"Tangan yang di atas (tangan yang memberi) lebih baik dari tangan yang di bawah (tangan yang menerima atau meminta). Maka kerana itu mulakanlah memberi kepada keluargamu. Sebaik-baik sedekah ialah ketika kaya. Sesiapa yang memohon dipelihara (agar ia tidak sampai meminta-minta) Allah akan memeliharanya dan sesiapa yang memohon dicukupkan (agar ia tidak bergantung selain kepada Allah) Allah akan mencukupkannya." (Riwayat Al-Bukhari)

 

Untuk menjadi pendengar yang efektif, cuba hayati petunjuk-petunjuk asas yang digariskan oleh Prof. Dr. Taufik Yusuf al-Wa'iy:

  1. Dengarlah dengan positive thinking, dan berusahalah belajar apa saja dari apa yang dikatakan lawan bicara Anda.
  2. Semaklah apa yang Anda dengar, memasang pendengaran yang lebih peka, sambut komentar pembicara, apakah yang dikatakan itu rasional? Apakah ucapannya itu didukung oleh kredibiliti peribadinya? Apakah kata-katanya bermakna? Cubalah bezakan antara informasi yang Anda terima dan "Sebaiknya Anda ketahui" serta "Harus Anda ketahui"
  3. Tampakkan reaksi terhadap apa yang Anda dengar. Ajukan pertanyaan dengan ringkas pada point-point yang penting sahaja menurut Anda, lalu bandingkan dan gambarkan dengan standard yang lebih baik
  4. Libatkan diri Anda dengan pembicara, dengan gerakannya, ungkapan yang terlihat pada wajahnya, persetujuannya dan cara bicaranya yang cepat. Jangan terlalu memperhatikan kalimat tertentu yang melecehkan Anda, kemudian membalasnya dengan kalimah pelecehan serupa.

Di sini juga ada tips untuk memperbaiki kemampuan mendengar dari beliau:

  1. Sebaiknya anda diam
    Anda takkan mungkin berbicara dan menyemak pembicaraan orang lain dalam satu waktu, kerana Allah Azza wa Jalla menciptakan untuk Anda dua pasang telinga dan sebuah lidah agar Anda lebihnbanyak mendengar daripada berbicara
  2. Anda harus memahami bahawa keberhasilan Anda terletak pada kemampuan Anda mendengar dengan baik
    Tenteramkan diri Anda bahawa sesungguhnya Anda tidak menyemak pembicaraan orang lain agar Anda tampak lembut pada pandangan mereka sahaja, tapi dengan cara itu Anda akan memperoleh kekuatan, penghormatan, penghargaan dan cinta. Dan, Anda akan memperoleh apa yang Anda inginkan, berupa informasi yang membuat Anda lebih efektif dan sukses.
  3. Diamlah agar anda faham
    Anggaplah bahawa apa yang Anda lakukan (mendengar dengan baik) hanya menggunakan waktu dan tenaga yang kecil, namun akan menghasilkan manfaat besar besar bagi Anda dalam bentuk pemahaman dan pengetahuan
  4. Rendah hati mengutarakan apa yang ada pada diri Anda dan beri kesempatan kepada yang lain
    Hanya Anda seorang yang beranggapan bahawa apa yang Anda katakan atau akan Anda ucapkan lebih penting dari apa yang dikatakan oleh orang lain, dan itu adalah persepsi yang salah
  5. Siapkan diri Anda untuk mendengar
    Fahamilah orang yang hendak berbicara dan tema yang akan ia bicarakan. Tentukan tujuan yang ingin Anda capai melalui perhatian Anda ketika mendengar.
  6. Berusahalah agar Anda dapat berkonsentrasi saat mendengar
    Sebahagian besar orang mampu mengucapkan kurang lebih 120 kata dalam seminit, sedangkan kemampuan mendengar kita mencapai 480 kata seminit, atau 4 kali kemampuan berbicara. Perbezaan ini membuat memori kita akan terpecah apabila mendengar pembicaaraan orang lain. Maka, apabila kita mampu mencurahkan perhatian kita terhadap seorang pembicara (untuk mentransfer 200 kata peminit, setengah dari kemampuan mendengar) nescaya memori kita takkan ter pecah dan terganggu untuk memahaminya, dan ini dapat kita capai melalui konsentrasi mata kepada lawan bicara dan berusaha memikirkan apa yang ia katakan. Duduk atau berdiri dengan posisi yang nyaman dan sekali-sekali mengajukan beberapa pertanyaan sebagai bukti adanya respon positif.
  7. Perhatikan isyarat yang berasal dari lawan bicara
    Cubalah perhatikan dengan baik apa yang dikatakan lawan bicara Anda melalui gerakan matanya, isyarat tangan, gerak tubuhnya, atau perubahan intonasi suaranya.
  8. Tahanlah lidahmu
    Jangan potong pembicaraan orang lain dan Anda dapat menyimpulkan sesuatu tentangnya setelah ia selesai berbicara. Tampakkanlah bahawa apa yang ia katakan itu benar (sebagaimana ia meyakini dan mempercayai kata-katanya). Apabila ia mulai berbicara tanpa arah, segeralah hentikan pembicaraannya dan katakan sebab interupsi Anda, lalu biarkan ia menyempurnakan pembicaraanya.
  9. Jangan sibukkan diri Anda untuk membalas kata-katanya saat ia berbicara
    Sikap Anda ini akan merosak konsentrasi memori, kerana Anda perlu beberapa detik agar dapat berfikir untuk membalas ucapan sebelum melakukannya, sementara orang lain akan menunggu Anda. Tidak ada salahnya bila diam sejenak agar ia menghabiskan pembicaraannya, hingga tiba giliran anda.
  10. Hindarilah segala sesuatu yang dapat mengganggu perhatian
    Cubalah bersikap acuh atas keributan dan gangguan yang terjadi di sekeliling Anda. Berusahalah agar mampu mengatasi segala sesuatu yang dapat menghilangkan konsentrasi dan perhatian, samada berasal dari suasana sekeliling atau bersumber dari pembicara itu sendiri.
  11. Katakan pada diri Anda bahawa Anda harus mengetahui keperibadian lawan bicara
    Sikap ini dapat membuat konsentrasi lebih kuat saat mendengar setiap kalimat yang diucapkan oleh seseorang. Bila hal ini dapat dicapai, maka Anda telah mendengar dengan baik
  12. Belajarlah untuk tidak menghukum seseorang atau sebuah peristiwa kecuali telah memahaminya dengan baik.
    Ini akan memaksa anda untuk mendengar dengan saksama dan penuh perhatian, agar dapat membangun dan membentuk gambaran tersendiri tentang peristiwa atau orang tersebut, lalu menentukan sikap dan keputusan.

Cuba hayati setiap isi yang disenaraikan di atas, dan boleh seterusnya kita praktikkan dalam kehidupan seharian kita insyaAllah. Bukankah Rasulullah menasihatkan kita agar kita hanya bercakap perkara kebaikan atau diam. Jika diam maka secara automatiknya kita akan mendengar.

Dengarlah dengan teliti...

dan bersabarlah

 

oleh: ibad

 

Rujukan:  Al-Quduratu Adz-Dziiniyatu wadz-Dzatiyatu lil Murabbi wad-Da'iyati (Kekuatan Sang Murabbi, terbitan Al-I'tishom Cahaya Umat)
Karya:  Prof.  Dr. Taufik Yusuf Al-Wa'iy

Recommend this article...

Last update : 01-05-2008 22:51

   
Quote this article in website
Favoured
Related articles

Users' Comments  RSS feed comment
 

Average user rating

   (0 vote)

 

Display 1 of 1 comments

Dengar dan Faham

By: rough U deen (Guest ) on 18-07-2008 22:24

Suatu aset yang amat penting buat jundi

 

» Report this comment to administrator

» Reply to this comment...

Display 1 of 1 comments



Add your comment
Name
E-mail
Title  
 
Comment
   Notify me of follow-up comments
  Mathguard security question:
14H         TEG      
4 7    Y    O T   EDR
EWA   7HJ   4YY      
T O    W    1 H   C7E
CBT         FOB      
   
   



mXcomment 1.0.6 © 2007-2008 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved
< Prev   Next >
Advertisement
Adakah Anda Meminati Sejarah?

User Login

Latest in Forum BTi
TopicsByCategoryDate
Re:Muhammad Ar RasyidmuadzmzBicara Buku18-11-08 09:38
rasa, merasa, perasaan...jom bincangsrikandIslamBicara Akhawat16-11-08 23:12
Re:tahu ayat, tetapi lupa rujukan?musafir_msfzLink Menarik14-11-08 04:12
Re:Muhammad Ar RasyidsenikehidupanBicara Buku30-10-08 06:20
Re:Muhammad Ar RasyidibnuyazidBicara Buku27-10-08 17:44

BTi Nasyid

Hamas Nasheed

BTi Polls

Adakah anda mempunyai blog sendiri?
 

BTi Statistics

Visits today: 65
Visits yesterday: 144
Visits month: 2967
Visits total: 43442
Max.daily visits: 385
  occurred: 2008-3-27
Max.monthly visits: 7073
  occurred: 2008-5
Pages total: 330153
Data since: 2008-02-12

BTi Visitors

Totals Top 10
 26 % Malaysia (11418)
 21 % Australia (8974)
 15 % United States (6754)
 4 % Brunei Darussalam (1897)
 4 % Egypt (1813)
 3 % Indonesia (1468)
 3 % United Kingdom (1196)
 2 % Korea, Republic of (909)
 < 1.0 % Germany (635)
 < 1.0 % Ireland (603)
43442 pelawat dari 141 negara

Buku-Buku Pilihan

BTi Members Online

No users online
Guests: 1

BTi Registered Members

447 registered
0 today
0 yesterday
8 this week
43 this month
Last: man offline

Artikel "Most Commented"

Dimana Allah dalam k
 komen oleh: "Islam sufiwanit" -- (11 comments)
Bersama Uncle Tips -
 komen oleh: "murtabakdaging" -- (8 comments)
Jangan Merajuk Wahai
 komen oleh: "Islam sufiwanit" -- (8 comments)
Tips Tsabat
 komen oleh: "ghuraba" -- (8 comments)
Tentang 'kita'
 komen oleh: "Islam sufiwanit" -- (7 comments)